Kadinkes Ternate Datangi Kejari Kenalkan Diri, Agus: Takut Kasus Diselidiki
Kadinkes Kota Ternate Fathiyah Suma kedapatan menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) yang beralamat di Jalan SKSD Palapa Tanah Mesjid, Kalumpang, Ternate Tengah, Rabu, 11 Februari 2026.
Alasan Fathiyah mendatangi kantor korps adhyaksa itu untuk menjalin silaturahmi dengan sejumlah kepala seksi yang baru menjabat. Ia mengaku kedatangannya itu karena ada pergantian Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha (Datun), dan Kepala Seksi Intel.
“Hanya untuk silaturahmi, karena ada pergantian Kasi Pidsus, Kasi Datun dan Kasi Intel,” ujarnya saat wawancarai awak media usai keluar dari Kantor Kejari Ternate.
Fathiya bilang, maksud silaturahim dengan sejumlah kepala seksi tersebut untuk kepentingan mendatang, salah satunya pendampingan kegiatan. “Kan ada kegiatan-kegiatan ke depan, kami minta pendampingan dan sebagainya,” singkatnya.
Pernyataan Fathiyah mengundang reaksi Praktisi Hukum, Agus Salim R. Tampilang. Menurut Agus, alasannya tidak masuk dan tidak rasional.
Justru, lanjut Agus, apa yang dilakukan Fathiyah selaku Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Terntae menimbulkan kecurigaan publik. Hal yang patut diduga adalah “pengamanan” masalah yang terindikasi menyeret dinas kesehatan.
“Ini perlu dicurigai, seolah ada ketakutan terhadap sesuatu yang nanti disentuh penegak hukum. Jangan-jangan ini murni inisiatif kepala dinas atau ada aktor lain yang mendorong si Fathiyah ini datang,” cetus Agus.
Agus menambahkan, wajar jika publik menilai ada manuver lain di balik kunjungan mendadak Kepala Dinas Kesehatan Ternate. Sebab, kata dia, ada kemungkinan kaitannya dengan isu pengoperasian insinerator milik Dinas Kesehatan Kota Ternate yang tengah diselidiki.
“Fasilitas pengelolaan limbah medis tersebut belum beroperasi secara resmi. Sebab, belum ada izin operasional. Belum lagi soal aliran biaya pemusnahan yang dipungut dinas,” kataya. **







