voicemu.com
Beranda Kabupaten Haltim Kepala Kesiswaan SMAN 6 Halmahera Timur Bongkar Kedok Mantan Kepsek

Kepala Kesiswaan SMAN 6 Halmahera Timur Bongkar Kedok Mantan Kepsek

Daftar isi:

[Sembunyikan] [Tampilkan]

    Klaim eks Kepala SMAN 6 Halmahera Timur, La Siali yang menyebut sudah menyalurkan seluruh dana Program Indonesia Pintar (PIP) perlahan mulai menyeruak.

    Kepala Kesiswaan SMA Negeri 6 Halmahera Timur, Ludyfanti menyebut, penyaluran bantuan tunai pendidikan dari pemerintah Indonesia untuk mencegah putus sekolah dan mendukung biaya pendidikan itu hanya disalurkan kepada sebagian penerima.

    Ludyfanti menyebut, dia dan beberapa koleganya terlibatkan dalam pembagian. Kendati begitu, ia mengaku tak tahu pasti berapa jumlah banyak penerima, termasuk nilai dana PIP yang dibagikan.

    “Dananya terhitung 2023 dan 2024, tapi baru dibagi pada 2025 setelah mulai tercium. Kemudian pak kepsek (La Siali) minta tolong torang supaya bagi 2023, 2024 dan 2025. Paitua minta tolong saya bagi kong saya bagi, ada TU dan kurikulum, jadi dong so taru daftar,” kata Ludyfanti begitu dikonfirmasi voicemu melalui sambungan telepon whatsapp.

    “Hanya diperintahkan oleh La Siali untuk menyalurkan kepada siswa penerima tanpa diberitahu jumlah penerima dan besaran anggarannya. Sepengetahuan torang yang dibayar pada 2025 lalu itu di dalamnya tercatat PIP 2023, 2024 dan 2025,” sambungnya.

    Ludyfanti bilang, penyaluran dana PIP yang tidak dilakukan sesuai tahun anggaran berjalan tersebut sudah diwanti-wanti sejak lama.

    “Torang hanya diperintahkan oleh La Siali saalurkan ke siswa penerima, tapi jumlahnya berapa dan anggarannya berapa paitua tara bilang. Torang ikuti daftar penerima yang disiapkan operator sekolah, setelah bagi selesai daftarnya langsung diserahkan ke La Siali selaku kepala sekolah,” ujarnya.

    Dana PIP Ditutup-tutupi

    Ludyafanti menambahkan, selain penyalurannya tidak tepat waktu, pengelolaan dana PIP di SMAN 6 Halmahera Timur pun tidak transparan. Dia mengaku, bekas kepala sekolahnya itu tidak pernah terbuka perihal dana PIP.

    “Nanti Daftarnya ada di pak kepsek karna hari itu setelah torang bage abis langsung tong kase di pak kepsek. Selebihnya torang tara pernah tauh, masalahnya tara terbuka to tentang yang di dalam,” ucapnya.

    La Siali tak menampik pernyataan Lidyafanti begitu dikonfirmasi voicemu. Pertanyaan terkait alasan dana PIP 2023, 2024 dan 2025 baru dibayar pada 2025 tidak dijawab. Beberapa panggilan pun tak direspon.

    Voicemu berupaya meminta dokumentasi dan daftar penerima yang ditandatangani oleh penerima, namun dokumen tersebut tidak diberikan.

    Perlu diketahui, dana PIP yang dibagikan pada 2025 tersebut merupakan hasil dari mobil La Siali yang disewakan. **

    Komentar
    Bagikan:

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Iklan