voicemu.com
Beranda Kabupaten Haltim ULP PLN Maba Diminta Tanggung Jawab Tewasnya Pedagang Keliling di Sungai Patlean

ULP PLN Maba Diminta Tanggung Jawab Tewasnya Pedagang Keliling di Sungai Patlean

ULP PLN Maba, Halmahera Timur, diminta tak lepas tangan atas kejadian yang menimpa Marjalis di Sungai SP1 Patlean.

PLN Maba sepenuhnya harus bertanggung jawab terhadap peristiwa yang berujung meninggalnya pedagang keliling asal Sumatera itu.

Hal ini diutarakan Praktisi Hukum Agus Salim R. Tampilang. Menurutnya, korban yang tersengat listrik tersebut tidak sekadar murni kelalaian, melainkan bentuk kelalaian fatal ULP PLN Maba.

“Bagi saya ini ada faktor kesengajaan dari pihak PLN Maba yang diduga membiarkan kabel begitu saja. Kan sudah ada laporan atau keluhan warga, kenapa tidak diperbaiki,” jelas Agus ketika dimintai tanggapan, Rabu malam, 4 Februari 2026.

“Itukan kewenangan sekaligus otoritas PLN. Yang jadi pertanyaan kenapa mereka (ULP PLN Maba) sengaja membiarkan kabel sampai terendam air. Dari kejadian ini kita bisa menilai bahwa ada kesengajaan,” sambungnya.

Agus menyankan, Polres Halmahera Timur perlu memanggil Kepala ULP PLN Maba Arul Tohepaly untuk dimintai keterangan. Penyidik, kata Agus, tidak boleh menganggap ini sebagai kejadian murni.

“Harus ada langkah dari penyidik Polres Halmahera Timur, minimal ada olah Tempat Kejadian Perakara (TKP). Kalau memang penyebabnya itu adalah arus listrik, maka pihak PLN Ranting Wasileo lah yang harus dimintai pertanggung jawaban hukum. Ini harus diusut,” ujarnya.

Marjalis sebelumnya ditemukan tergeletak di Sungai SP1 Patlean dalam kondisi tidak bernyawa. Korban diduga tersetrum listrik saat menyebrangi sungai dimaksud.

Pedagang keliling bahan-bahan elektronik asal Sumatera ini ditemukan pertama kali oleh Muhajir sekira pukul 12.00 WIT.

Korban ditemukan dengan sepeda motor berserta daganganya yang dibungkus menggeunakan kresek berwarna kuning dan satu tas lainnya.

Kepala ULP PLN Maba Arul Tohepaly dikonfirmasi saat kejadian tidak mau memberikan keterangan penyebab maninggalnya Marjalis yang diduga tersengat listrik. Arul beralasan masih memenuhi panggilan rapat bersama atasanya. **

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan