voicemu.com
Beranda Kabupaten Halteng Proyek Irigasi Tilope Diduga Dikerjakan Orang Dekat Kepala BWS Maluku Utara

Proyek Irigasi Tilope Diduga Dikerjakan Orang Dekat Kepala BWS Maluku Utara

Proyek tahap III Pembangunan dan Peningkatan Jaringan Irigasi DI. Tilope, Kecamatan Weda Selatan, Halmahera Tengah, menyisakan sejumlah masalah.

Proyek senilai Rp 4,700 miliar dari APBN 2024 ini selain dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya atau RAB, pekerjaan yang dikerjakan CV Elgapi ini diduga dikerjakan oleh dekat Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara.

Kejanggal ini mencuat setelah irigasi sepanjang 88 meter itu diketahui dikerjakan di atas lahan yang sebagian masih disengketakan oleh warga setempat. Akibatnya, progres pekerjaan mengalami keterlabatan buntut warga setempat mengkomplain.

Proyek Irigasi Tilope Diduga Dikerjakan Orang Dekat Kepala BWS Maluku Utara
Seorang pekerja berjalan menuju bagian proyek yang hendak dikerjakan. Tampak sejumlah batu kapur yang diduga sebagai bahan dasar pembuatan dinding irigasi.

Parahnya lagi, proyek dengan 150 hari kalender ini menggunakan material di luar RAB. Salah satu pekerjaan mengatakan, penggunaan batu kapur terpaksa dilakukan karena sulit mendapatkan jenis batu yang layak dan sesuai spesifikasi.

“Mau bagimana lagi, yang ada hanya itu (batu kapur). Kalau kitorang tara pake pekerjaan tara jalan,” ujarnya, Sabtu, 7 Februari 2026.

Pekerja yang meminta idenditasnya tidak dipublikasi ini mengaku, direksi proyek maupun pejabat pembuat komitmen dan kontraktor mengatahui adanya material batu kapur. Namun, kata dia, respon mereka biasa-biasa saja.

“Torang hanya pekerja dan disuru kejar progres. Dorang juga lia tapi dorang tara marah, makanya torang lanjut kerja,” katanya.

Pengawas proyek, Muhlis Ibrahim tak menampik ketika disembangi wak media di lokasi proyek belum lama ini. Muhlis mengaku pelaksanaan pekerjaan sempat terkendala karena lahannya bermasalah.

Ditanya ihwal apakah penggunaan batu kapur diatur dalam RAB, Muhlis hanya diam. Dia berdalih bukan kewenangannya menjelaskan.

“Nanti ngoni tanya di direksi dan PPK,” singkatnya.

Direksi maupun PPK Irigasi dan Rawa II BWS Maluku Utara belum memberikan penjelasan menyangkut proyek ini. Redaksi voicemu masih berupaya mengonfirmasi keduanya. **

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan