voicemu.com
Beranda City Voice Ternate PGRI Ternate Dukung Konversi Guru PPPK Jadi PNS

PGRI Ternate Dukung Konversi Guru PPPK Jadi PNS

Ketua PGRI Kota Ternate, Rizal Marsaoly.

PGRI Kota Ternate mendukung pengalihan status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil atau PNS.

Ketua PGRI Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, konversi atau alih status guru PPPK ke PNS ini menjadi visi Pengurus Besar (PB) PGRI.

Menurut Rizal, dukungan pengalihan ini penting dalam rangka mengawal PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memperjuangkan guru, dosen, dan tenaga pendidikan kontrak agar ditingkatkan statusnya ke PNS.

“Ini sangat penting. Karena ini kebijakan pusat, kita di daerah wajib mendukung,” ujar Rizal, Minggu, 29 November 2025.

Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi mengatakan, sudah saatnya guru PPPK, tenaga pendidikan (tendik), dan dosen PPPK diangkat menjadi PNS. Hal ini karena status PPPK belum menjamin keamanan kerja para guru yang sewaktu-waktu bisa diberhentikan jika anggaran tidak tersedia.

“Sudah waktunya guru PPPK dan tendik diangkat menjadi PNS. Dengan begitu, guru dapat mengajar dengan tenang tanpa harus khawatir masa kontraknya habis dan harus diperpanjang,” jelas Unifah dikutip dari radarsumedang, di sela-sela puncak peringatan HUT ke-80 PGRI di Jakarta.

Unifah menambahkan, PB PGRI saat ini belum mengetahui secara pasti kebijakan pemerintah perihal mekanisme alih status, apakah melalui tes atau tanpa tes. Namun, visi PB PGRI, kata Unifah, berjuang agar alih status PPPK ke PNS dapat terealisasi.

Ia optimistis, jika seluruh guru bersatu mendukung PGRI, tujuan tersebut bisa dicapai. Tidak hanya PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu juga diarahkan menjadi PNS.

“Saya mendapat informasi bahwa rekrutmen CASN tahun depan diprioritaskan untuk PNS saja, sedangkan rekrutmen PPPK terakhir tahun ini berasal dari honorer,” terang Unifah.

Sejak awal, PGRI mendorong adanya PPPK sebagai langkah awal agar seluruh honorer dapat terakomodasi. Setelah menjadi PPPK, langkah berikutnya adalah memperjuangkan agar mereka diangkat menjadi PNS.

“PGRI konsisten membela kepentingan guru dan tendik. Kesejahteraan mereka menjadi prioritas, karena selama ini sudah bekerja maksimal,” tandasnya. **

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan