voicemu.com
Beranda Kabupaten Haltim Polres Halmahera Timur Sebut Ada Potensi Pidana di Kasus Sungai Patlean

Polres Halmahera Timur Sebut Ada Potensi Pidana di Kasus Sungai Patlean

Polres Halmahera Timur.

Polres Halmahera Timur menjadwalkan memanggil pihak PLN Wasileo guna diperiksa dalam kasus meninggalnya Marjalis di Sungai SP1 Patlean.

Selain pihak PLN, penyidik juga memanggil Camat Maba Utara, Kadam Tiabo. Para pihak dimintai keterangan perihal peristiwa dimaksud.

Kasat Reskrim Polres Halmahera Timur, Ajun Komisaris Polisi Ray Sobar mengatakan sudah empat saksi yang diperiksa, termasuk saksi yang pertama kali yang menemukan korban.

“Selanjutnya (kita) mau periksa camat dan pihak PLN. Kepala (kantor) cabangnya yang akan diperiksa,” kata Ray, Sabtu kemarin, 7 Februari 2026.

Ray menyebut, dari hasil penyelidikan, Polres Halmahera Timur menemukan adanya potensi unsur pidana. PLN Maba, kata dia, lalai membiarkan kerusakan kabel hingga menelan korban jiwa.

“Itu bisa dibilang kelalaian pihak PLN dan ada potensi pidana. Tapi ini masih penyelidikan, nanti setelah penyelidikan baru kita lihat struktur kasusnya apakah ada unsur pidana apa nggak. Tapi yang jelas potensi pidananya ada karena ada pasal yang mengatur,” terangnya.

Ray menambahkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara, tim penyidik menemukan kabel listrik dalam posisi tergantung satu meter dari permukaan air Sungai SP1 Patlean. Kondisi ini menjadi kelalaian pihak PLN.

“Awalnya kemarin kita kira kabel jatuh ke air, ternyata dia nghak jatuh. Cuman hanya betul-betul kabel itu berjarak satu meter dari permukaan air. Nah itu nanti dikaitkan dengan ketentuan undang-undang kelistrikan dan PP yang mengatur ngak boleh jauh dari ketentuan teknisnya,” ketanya.

Marjalis sebelumnya ditemukan tergeletak di Sungai SP1 Patlean dalam kondisi tidak bernyawa. Korban diduga tersetrum listrik saat menyebrangi sungai dimaksud.

Pedagang keliling bahan-bahan elektronik asal Sumatera ini ditemukan pertama kali oleh Muhajir sekira pukul 12.00 WIT, Selasa, 3 Februari 2026.

Korban ditemukan dengan sepeda motor berserta daganganya yang dibungkus menggeunakan kresek berwarna kuning dan satu tas lainnya. **

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan