DLH Ternate Catat Sisa Makanan Dominasi Lojakan Sampah
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate mencatat adanya peningkatan volume sampah selama Ramadhan 1447 Hijriah. Lonjakan sampah tersebut didmoniasi food waste atau sampah sisa makanan.
Pelaksana tugas Kepala DLH Kota Ternate Musli Muhammad mengatakan, rata-rata sampah yang dibuang atau diangkur ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mencapai sekitar 100 ton per hari. Selama ramadan, kenaikan volume sampah sangat signifikan yang didominasi sampah konsumtif.
“Ramadan ini memang terjadi penumpukan. Secara kasat mata sudah pasti ada kenaikan volume terutama sampah sisa konsumsi,” ujar Musli, Selasa, 4 Maret 2026.
Peningkatan sampah food waste seiring menjamurnya pedagang takjil musiman di berbagai titik di Kota Ternate. Faktor pendorong lainnya yaitu perubahan pola konsumsi masyarakat selama bulan puasa.
“DLH juga mencatat adanya pergeseran waktu pembuangan sampah. Jika pada hari biasa penumpukan terjadi sejak pagi, selama Ramadhan sampah lebih banyak terkumpul pada sore hingga malam hari, menjelang dan setelah waktu berbuka puasa,” sambungnya.
Kendati mengaku produk sampah meningkat, Musli memastikan kondisi itu masih bisa dikendalikan karena sudah memetakan pola penumpukan. Untuk mengantisipasi lonjakan sampah organik yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, DLH menambah frekuensi pengangkutan dan mengoptimalkan armada di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat dan pedagang takjil agar tetap menjaga kebersihan dengan memastikan sampah terbungkus rapi sebelum dibuang ke tempat penampungan sementara atau TPS, guna memudahkan proses pengangkutan dan menjaga kebersihan kota selama Ramadan 2026m,” imbuhnya. **







