voicemu.com
Beranda Kabupaten Haltim Sekda Ricky Salurkan Insentif 1.189 Ibu Hamil dan Menyusui

Sekda Ricky Salurkan Insentif 1.189 Ibu Hamil dan Menyusui

Sekda Ricky saat menyalurkan intensif bagi ibu hamil dan menyusui.

Sekda Kabupaten Halmahera Timur Ricky Chairul Ricfhat menyalurkan insentif bagi ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Maba Tengah. Petugas kesehatan ikut menerima bantuan tunai.

Kedatangan Ricky bersama Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau DP2KBP3A itu selain menyalurkan bantuan, juga memastikan program yang bertujuan penanganan stunting ini benar-benar tersalurkan.

Ricky mengatakan, penerima manfaat program insentif ini tidak hanya berlaku bagi ibu hamil dan menyusui. Namun program ini menyentuh sampai pada petugas posyandu di tiap-tiap desa.

Sesuai laporan yang disampaikan petugas penyaluran, kata Ricky, total penerima manfaat dari program insentif ini mencapai 1.189 orang yang tersebar seluruh di kecamatan Kabupaten Halmahera Timur.

Semua penerima sudah melewati tahap proses seleksi dan ditanyakan memenuhi sejumlah kriteria wajib. Satu syarat utama yang mewajibkan adalah harus terdaftar secara resmi serta aktif memeriksakan kesehatan diri dan anak di puskesmas maupun posyandu di desa masing-masing.

“Program ini bukan sekadar pemberian insentif, tetapi merupakan bentuk perhatian dan intervensi pemerintah daerah untuk memastikan ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan pelayanan kesehatan secara rutin. Karena itu, penerima wajib mengikuti pemeriksaan di Puskesmas maupun posyandu,” sambungnya.

Menurut Ricky, penyaluran insentif ini merupakan bagian dari komitmen nyata Pemkab Halmahera Timur mempercepat penurunan angka stunting, sekaligus mewujudkan visi misi Ubaid Yakub dan Anjas Taher.

Di sisi lain, perihal insentif dimaksud dinilai sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Penuntasan masalah stunting, lanjut Ricky, tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja, tapi memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa, hingga masyarakat luas. Sinergi dan kolaborasi erat antar OPD menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

“Setiap program dan kegiatan harus dibangun dalam semangat sinergi antar-OPD. Dengan demikian, seluruh program pemerintah daerah dapat berjalan secara terintegrasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur,” ujarnya.

Orang nomor tiga di jajaran Pemkab Halmahera Timur ini berharap, kesadaran ibu hamil dan menyusui dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan terus meningkat, guna memperkuat pertahanan terhadap stunting sejak masa kehamilan hingga periode pertumbuhan anak. **

Komentar
Bagikan:

Iklan