voicemu.com
Beranda Kabupaten Haltim Halmahera Timur Masuk Nominasi IGA 2026: Ubaid Kenalkan 2 Inovasi Unggulan

Halmahera Timur Masuk Nominasi IGA 2026: Ubaid Kenalkan 2 Inovasi Unggulan

Bupati Ubaid saat mempresentasikan Kampung Fayfiye dan Pepata Haltim.

Halmahera Timur kembali meraih prestasi di bidang inovasi pemerintahan. Torehan ini sekaligus menjadikan kabupaten penghasil tambang ini masuk dalam nominasi penerima penghargaan Innovative Government Award atau IGA 2026 yang diselenggarakan Kemendagri.

Untuk menghadapi tahap penilaian, Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub didampingi sekretaris daerah, para asisten, staf ahli bupati dan kepala BPKAD setempat mengikuti tahapan presentasi kepala daerah sebagai nominator penerima penghargaan IGA Tahun 2026.

Keberhasilan Halmahera Timur masuk dalam nominasi tersebut tidak terlepas dari capaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 yang menempatkan Halmahera Timur sebagai salah satu daerah dengan capaian indeks inovasi tertinggi pada regional Nusa Tenggara–Maluku.

Bupati Ubaid Yakub dalam presentasinya memperkenalkan dua inovasi unggulan daerah, yaitu Kampung Fayfiye inovasi non digital dan Pepata Haltim sebagai inovasi berbasis digital.

Menurut Ubaid, dua inovasi inimenjadi representasi komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam menghadirkan terobosan dan pendekatan baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Ubaid menegaskan,  inovasi daerah bukan sekadar memenuhi indikator penilaian atau mengejar penghargaan, tetapi merupakan kebutuhan dalam membangun pemerintahan yang adaptif, kreatif, responsif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus mengembangkan budaya inovasi, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur berharap keikutsertaan dalam nominasi IGA Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem inovasi daerah sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya, Rabu, 4 November 2026. **

Komentar
Bagikan:

Iklan