Bantah Isu Transaksional, Bachtiar: “Silahkan Tanya di Mohdar”
Eks Ketua Umum HIPMI Maluku Utara, Bachtiar Kader membantah isu transaksional yang menyeret namanya. Dia menegaskan, dugaan dimaksud tidak benar.
Pernyataan ini dilontarkan sekaligus menjawab anggapan mencari keuntungan pribadi di balik pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa atau Musdalub HIPMI Maluku Utara.
“Maksudnya dong (BPC HIPMI kabupaten kota) bicara transaksional, transaksional apa?. Saya tara pernah bicara soal transaksional, soal duit. Itu tidak benar,” terang Bachtiar, menjawab konfirmasi voicemu, Selasa, 26 Mei 2026.
Dia mengatakan, tugasnya sebagai tim carateker murni dalam rangka konsolidasi Musdalub HIPMI Maluku Utara. Menurutnya, selaku tim carateker, kewajibannya menyelenggaran musyawarah.
“Saya ketemu dengan Reagen dan Rio itu kita bicarakan soal bagaimana musdalub ini lancar. Saya normatif saja, saya tidak pernah bicara soal transaksional,” ujarnya.
Kendati begitu, Bachtiar mengakui adanya pertemuan dengan salah satu pengurus HIPMI Maluku Utara bernama Keis. Pertemuan, kata dia, tidak direncanakan sama sekali.
Bachtiar mengatakan, pertemuannya dengan Kei di Lobi Sahid Hotel pada 19 Mei 2026 murni kebutulan. “Di situ ada Mohdar juga, dan tidak pembicaraan mengenai arahan-arahan ini itu, cuma bacarita biasa saja. Besoknya saya langsung ke Jakarta,” katanya.
“Saya juga kaget tiba-tiba dia (Keis) di situ. Dia cerita-cerita soal Firdaus janjikan dia sebagai bendahara umu, minta dia doi dan lain-lain. Cuma pembicaraan itu, dan tidak ada sama sekali pembiraan soal musda ini. Kalaupun ada negosiasi jabatan, ya dong bacarita kandidat terpilih, saya punya tugas hanya laksanakan musyawarah, tidak lebih,” sambungnya.
Bachtiar menyebut tak mengetahui pertemuan Mohdar, Imran Guricci dan Rio C. Pawane. Dia mengaku pertemuan tersebut di luar sepengetahuannya, termasuk garansi jabatan yang dijanjikan.
“Oh itu saya tidak tahu, sama sekali tidak tahu. Saya juga tidak tahu pertemuan Mohdar dan Wulan. Silahkan tanya di Mohdar, karena saya tidak tahu,” tandasnya. **
Catatan Redaksi: Berita ini sudah direvisi satu kali memperbaiki kekeliruan penulisan judul. Sebelumnya ditulis Bantah Isu Transaksional, Bachtiar: “Tanya di Mohdar Siapa Wulan”, diralat menjadi Bantah Isu Transaksional, Bachtiar: “Silahkan Tanya di Mohdar”.
Redaksi juga memperbaik beberapa narasi pada paragraf terakhir. Sebelumnya ditulis “Oh itu saya tidak tahu, sama sekali tidak tahu. Saya juga tidak kenal Wulan, Wulan sapa?. Silahkan tanya di Mohdar, karena saya tidak tahu”, diganti menjadi “Oh itu saya tidak tahu, sama sekali tidak tahu. Saya juga tidak tahu pertemuan Mohdar dan Wulan. Silahkan tanya di Mohdar, karena saya tidak tahu”.








