Soal Paud KB Baiti Jannati, Nursina: Masyarakat Wayatim Harus Berterima Kasih
Kepala Paud KB Baiti Jannati Desa Wayatim, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan, Nursina meluruskan polemik tidak adanya aktifitas belajar mengajar di Paud KB Baiti Jannati.
Nursina membantah polemik tersebut. Dia mengatakan, persoalan tidak adanya aktifitas belajar mengajar itu tidak benar.
“Dua guru yang ditempatkan di Paud KB Baiti Jannati Desa Wayatim selalu menjalankan tugas sebagaimana tanggung jawab yang diberikan,” katanya, Kamis 8/8.
Nursina bilang, masyarakat Wayatim harusnya berterima kasih kepadanya. Berkat tangannya Paud KB Baiti Jannati kembali aktif setelah lama vakum.
Semenjak dipercayakan sebagai kepala sekaligus pengelola Paud KB Baiti Jannati, beberapa fasilitas sekolah dilengkapi. Mulai dari mainan anak-anak hingga seragam sekolah.
“Semenjak mantan Kepala Desa Wayatim meninggal, sekolah ini tidak jalan (aktif). Saya yang sudah bukan lagi ber-KTP Wayatim tapi masih peduli, karena tahu asal saya dari Wayatim. Jadi harus berterima kasih lah,” tandas Nursina menyentil.
Nursina mengaku tidak pernah sepersen pun mengambil gaji yang diberikan Pemerintah Desa Wayatim selama menjabat sebagai pengelola sekolah.
Dia juga mengaku pernah memintah ke Kepala Desa Wayatim untuk menggantikannya di akhir 2023, namun permintaan itu diindahkan karena belum ada pengganti.
“Yang jelas, jika ada usulan untuk ganti saya, silahkan. Karena saya juga banyak kerja. Dan yang harus diingat, seribu rupiah pun saya tidak digaji oleh desa selama jadi pengelola Paud KB Baiti Jannati, sekalipun gaji pengelola paud dan tenaga pendidik itu melekat di dana desa,” ucapnya. **






