voicemu.com
Beranda City Voice Ternate Pelajar 14 Tahun Meninggal Dunia dalam Kebakaran di Kalumata

Pelajar 14 Tahun Meninggal Dunia dalam Kebakaran di Kalumata

Korban saat dilarikan ke RSUD CB Ternate.

Kebakaran rumah warga di RT 016/RW 006, Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan, Kota Ternate memakan korban.

Seorang remaja bernama Azzam S. Samad dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa naas tersebut. Meninggalnya remaja 14 tahun ini dibenarkan Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas Polres Ternate Ipda Sudirjo.

Sudirjo mengatakan korban tercatat sebagai pelajar di salah satu sekolah menengah atas di Kota Ternate. Korban adalah warga setempat.

Peristiwa kebakaran bermula sekitar pukul 09.35 WIT saat saksi Rafiatun Abdia Drakel, 61 tahun, tengah menunggu korban di teras rumah untuk diantar ke sekolah. Saksi merupakan nenek korban.

“Tak lama kemudian, saksi mendengar teriakan korban dari dalam kamar. Saat diperiksa, terlihat asap tebal dan kobaran api berasal dari kamar korban yang dalam kondisi terkunci dari dalam,” ujarnya, Senin, 20 April 2026.

Juru bicara Polres Ternate itu menyatakan, melihat kobaran api saksi selanjutnya meminta pertolongan warga sekitar. Salah satu warga, Ilham Saleh Mangoda (50), yang melintas di lokasi langsung berhenti dan bersama masyarakat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Upaya penyelamatan korban terkendala karena asap tebal dan kondisi kamar yang terkunci. Jendela kamar yang dilapisi terali besi membuat korban tidak dapat dijangkau.

“Dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Ternate tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api serta korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar dan langsung dievakuasi ke RSUD Chasan Boesorie Ternate,” katanya.

Personel Polsek Ternate Selatan yang dipimpin Kapolsek Ternate Selatan Ipda Fatmawati Sukur bersama personel Polres Ternate kemudian mengamankan tempat kejadian perkara atau TKP. Selanjutnya, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Ternate memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan.

Sudirjo menambahkan, akibat kejadian tersebut, selain ada korban jiwa, kerugian materil ditaksir mencapai kurang lebih Rp 80 juta. Kebakaran diduga  dipicu oleh korsleting listrik yang menyebabkan api cepat membesar akibat material kasur berbahan busa.

“Namun demikian, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak Kepolisian. Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan korban rencananya akan segera dimakamkan di kediaman keluarga di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Ternate Selatan,” sambungnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik, serta memastikan keamanan lingkungan rumah guna mencegah terjadinya peristiwa serupa. **

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan