Bupati Ubaid dan PLN Sofifi Bahas Rencana Pembangunan PLTS 100 MW
Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub menerima kunjungan Manager PT PLN UP3 Sofifi Ilham Sunda Diputra dan jajaranya. Tatap muka dimaksud untuk membahas rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Megawatt.
Ubaid menyatakan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur mendukungan sepenuhnya terhadap rencana pembangunan PLTS sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional atau PSN.
Menurutnya, pembangunan PLTS memiliki nilai strategis dalam mendukung peningkatan pasokan energi listrik masyarakat, serta mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah sangat mendukung pembangunan PLTS ini karena merupakan Proyek Strategis Nasional dan sangat penting bagi kebutuhan listrik masyarakat Halmahera Timur,” ujar Bupati.
Ubaid meminta pihak PLN Sofifi agar memberikan dukungan terhadap kebutuhan pasokan listrik yang stabil bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba.
Kestabilan pasokan listrik, kata Ubaid, sangat penting untuk mendukung operasional berbagai peralatan kesehatan berteknologi canggih yang tersedia di RSUD Maba.
“Kami juga meminta dukungan PLN untuk memastikan pasokan listrik ke rumah sakit dapat berjalan stabil dan andal, karena rumah sakit memiliki berbagai alat kesehatan canggih yang membutuhkan dukungan listrik yang baik untuk menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.
Manager PT PLN UP3 Sofifi Ilham Sunda Diputra menambahkan, pembangunan PLTS berkapasitas 100 Megawatt tersebut membutuhkan lahan seluas kurang lebih 28 hektare.
Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini menjadi salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan listrik masyarakat Kabupaten Halmahera Timur supaya terus mengalami peningkatan.
Menurutnya, pengembangan jaringan dan infrastruktur kelistrikan di Halmahera Timur tidak hanya akan berfokus di wilayah Maba dan Subaim, tetapi juga akan menjangkau sejumlah wilayah lainnya.
“Termasuk Lolobata dan Wasileo serta wilayah-wilayah yang membutuhkan peningkatan pelayanan kelistrikan,” jelasnya. **







