Pemkab Halmahera Timur Usul 300 Formasi CPNS 2026
Pemkab Halmahera Timur mengusulkan 300 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Angka ini terbilang cukup fantastis di tengah kebijakan nasional yang semakin ketat.
Sekadar diketahui, Halmahera Timur berada dalam posisi relatif aman disaat banyak kabupaten kota lain di Maluku Utara mulai kesulitan menambah aparatur karena beban belanja pegawai yang membengkak.
Rasio belanja pegawai daerah tercatat di angka 27,95 persen, masih di bawah ambang batas nasional 30 persen yang akan diberlakukan penuh 2027 mendatang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat mengatakan, kondisi fiskal kurang dari 30 persen ini memberi ruang strategis bagi Pemerintah Halmahera Timur.
Menurutnya, rekrutmen CPNS 2026 menggunakan pendekatan yang lebih terarah dan selektif dengan memerhatikan ambang batas.
“Pemkab Haltim memilih fokus pada sektor-sektor vital yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Prioritas utama diarahkan pada tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, dan tenaga teknis pendukung layanan publik,” ujar Ricky, Rabu, 4 April 2026.
Ricky menilai, langkah dimaksud sebagai strategi penataan internal. Dalam waktu dekat, kata dia, BKPSDM Halmahera Timur akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk memetakan ulang distribusi ASN dan non-ASN.
Khusus di sektor pendidikan, lanjut Ricky, pemerintah akan melakukan redistribusi guru guna memastikan pemerataan tenaga pengajar sebelum memutuskan kebutuhan riil tambahan.
Formasi CPNS yang diusulkan bukan sekadar penambahan jumlah pegawai, melainkan hasil dari evaluasi kebutuhan yang lebih presisi. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, pengusulan formasi diperkirakan rampung dalam waktu dekat.
“Di tengah pembatasan nasional, Haltim justru menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran yang disiplin bisa membuka peluang bukan menutupnya,” sambungnya. **







